Blog al-Qur'an dan Sains, dll. yang Islami guna menggapai kepastian dalam keyakinan.
Translate
PENGIKUT
PROFIL SAYA
- MHarunN Advokat
- Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia
- Lahir di Palembang pada 25 April 1954. Sekarang berdomisili di Yogyakarta. Situs yg dikelola: 1.Halaman facebook "Nuansa Spiritual" (facebook.com/mharunnoengtjik); 2. Blogger "al-Qur'an dan Sains" (mharunn.blogspot.com); 3. Blogger "MHarunN's Tweet" (mhntweet.blogspot.com); 4. Blogger "Advokasi Hukum" (mharunn2.blogspot.com); 5. User Facebook "Muhammad Harun" (facebook.com/harunmhmmd); 6. User Twitter MHarunN (@MHarunN); 7. User You Tube "MHarunN"; dll.
LABEL BAB
- KATA BIJAK ISLAMI (117)
- Pesan Foto (69)
- AL-QUR'AN DAN SAINS (61)
- VIDEO TAUSIYAH (20)
- PICTURE (15)
- Firman Allah (13)
- VIDEO MUSIK ISLAMI (13)
- Video KataBijak (12)
- SUNNAH DAN SAINS (9)
- VIDEO AL-QUR'AN DAN SAINS (8)
- VIDEO KEBENARAN AL-QUR'AN (6)
- AL-QUR'AN DAN MASA DEPAN (4)
- ARTIKEL KEBENARAN AL-QUR'AN (4)
- Hadist (4)
- Kiamat (3)
- SYAIR (3)
- ARTIKEL KEAJAIBAN AL-QUR'AN (2)
- Doa (2)
- ARTIKEL KEBESARAN ALLAH (1)
- Islamic Music & Song (1)
Senin, 10 September 2012
Minggu, 09 September 2012
Jumat, 07 September 2012
Kamis, 06 September 2012
Rabu, 05 September 2012
Selasa, 04 September 2012
Rabu, 29 Agustus 2012
Senin, 27 Agustus 2012
Kamis, 09 Agustus 2012
Senin, 06 Agustus 2012
Minggu, 05 Agustus 2012
Sabtu, 28 Juli 2012
QS. an-Nisa' (4): 128
Dan
perdamaian itu lebih baik (bagi mereka) walaupun manusia itu menurut
tabiatnya kikir. Jika kamu berbuat baik dan taqwa, Allah Maha Mengetahui
apa yang kamu kerjakan.
{QS. an-Nisa ' (4):128}
QS. al-Qiyamah (75): 14-15
Pada kenyataannya, manusia akan menjadi saksi atas dirinya sendiri, meskipun dia mengemukakan alasan-alasannya. {QS. al-Qiyamah (75): 14-15}
QS. at-Taubah (9): 111
Sesungguhnya
Allah telah membeli dari orang-orang mukmin diri dan harta mereka
dengan memberikan surga untuk mereka. Mereka berperang di jalan Allah;
lalu mereka membunuh atau terbunuh. (Itu telah menjadi) janji yang benar
dari Allah di dalam Taurat, Injil dan Al-Quran. Dan siapakah yang lebih
menepati janjinya (selain) daripada Allah? Maka bergembiralah dengan
jual beli yang telah kamu lakukan itu, dan itulah kemenangan yang besar.
(QS. At-Taubah, (9):111)
QS. al-A'raf (7): 89
Sungguh
kami mengada-adakan kebohongan yang benar terhadap Allah, jika kami
kembali kepada agamamu, sesudah Allah melepaskan kami dari padanya. Dan
tidaklah patut kami kembali kepadanya, kecuali jika Allah, Tuhan kami
menghendaki(nya). Pengetahuan Tuhan kami meliputi segala sesuatu. Kepada
Allah sajalah kami bertawakal. Ya Tuhan kami, berilah keputusan antara
kami dan kaum kami dengan hak (adil) dan Engkaulah pemberi keputusan
yang sebaik-baiknya.
(QS. Al-A'raf, (7):89).
(QS. Al-A'raf, (7):89).
QS. an-Naml (27): 14
Dan
mereka mengingkarinya karena kezaliman dan kesombongan (mereka) padahal
hati mereka meyakini (kebenaran)nya. Maka perhatikanlah betapa
kesudahan (nasib akhir) orang-orang yang berbuat kerusakan.
(QS. An-Naml, (27):14)
QS. al-Imran (3): 134-135
(yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan mema'afkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan.
Dan
(juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau
menganiaya diri sendiri, mereka ingat akan Allah, lalu memohon ampun
terhadap dosa-dosa mereka dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa
selain dari pada Allah? Dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya
itu, sedang mereka mengetahui.
(QS. Al-Imran, (3):134-135)
QS. asy-Syams (91): 7-9
Dan
jiwa serta penyempurnaannya, maka Allah mengilhamkan kepada
jiwa itu (jalan) kefasikan dan ketakwaannya. Sesungguhnya beruntunglah
orang yang mensucikan jiwa itu
(QS. Asy-Syams, (91):7-9)
QS. Yusuf (12): 53
Dan
aku tidak membebaskan diriku (dari kesalahan), karena sesungguhnya
nafsu itu selalu menyuruh kepada kejahatan, kecuali nafsu yang diberi
rahmat oleh Tuhanku. Sesungguhnya Tuhanku Maha Pengampun lagi Maha
Penyanyang.
(QS. Yusuf, (12):53).
QS. al-Hajj (22): 46
Maka
apakah mereka tidak berjalan di muka bumi, lalu mereka mempunyai hati
yang dengan itu mereka dapat memahami atau mempunyai telinga yang dengan
itu mereka dapat mendengar? Karena sesungguhnya bukanlah mata itu yang
buta, tetapi yang buta, ialah hati yang di dalam dada.
(QS. Al-Hajj, (22):46)QS. at-Taghabun (64): 16
Maka bertakwalah kamu kepada Allah menurut kesanggupanmu dan dengarlah serta taatlah dan nafkahkanlah nafkah yang baik untuk dirimu. Dan barangsiapa yang dipelihara dari kekikiran dirinya, maka mereka itulah orang-orang yang beruntung.
(QS. At-Taghabun, (64):16)
KBI-43
Dalam
Al-Qur’ân, Allah menginginkan hamba-hambaNya memperoleh manfaat dari
berkahNya menurut cara yang terbaik, sekalipun mereka dapat menghindari
kesia-siaan:
“Wahai
anak cucu Adam, pakailah pakaianmu yang bagus setiap (memasuki) masjid,
makan dan minumlah, tetapi jangan berlebihan. Sungguh, Allah tidak
menyukai orang-orang yang berlebihan.” (QS. Al-A`râaf, (7):31)
{Harun Yahya}
KBI-42
Meskipun
seseorang mungkin menghindari pemborosan yang besar, tetapi
ketidakpedulian, penyalahgunaan serta lalai atau salah dalam menjaga
perkara-perkara yang kecil, dianggap sebagai bentuk pengingkaran syukur
juga. {Harun Yahya}
KBI-41
Agar
layak mendapatkan surga, seseorang pertama-tama harus menghargai apa
yang telah Allah berikan padanya ketika masih di dunia.
KBI-40
Surga
adalah tempatnya kemuliaan yang dihiasi oleh nikmat Allah yang sempurna
dan tak terbatas. Akan tetapi, tak mungkin bagi seseorang yang tetap
tidak peka terhadap limpahan berkah di dunia, dapat–dengan
pantas–menghargai berkah Allah di surga dan memujiNya. {Harun Yahya}
KBI-39
Keberkahan semestinya secara
logis dapat meningkatkan rasa bersyukur seseorang kepada Allah, maka
menyia-nyiakannya menunjukkan sikap pengingkaran, sebuah sikap yang
mungkin akan mencabut rahmat dan berkah Allah pada seseorang di hari
akhirat. {Harun Yahya}
QS. al-Isra' (17): 26-27
“Dan
berikanlah (apa yang merupakan) haknya kepada kerabat dekat, juga kepada orang miskin dan
orang yang dalam perjalanan, dan janganlah kamu menghambur-hamburkan
(hartamu) secara boros. Sesungguhnya orang-orang yang pemboros itu
adalah saudara setan dan setan itu sangat ingkar kepada Tuhannya.” (QS. Al-Isrâ’, (17):26-27)
Jumat, 27 Juli 2012
Kamis, 26 Juli 2012
Rabu, 25 Juli 2012
Senin, 23 Juli 2012
Minggu, 22 Juli 2012
KBI-38
Kemampuan untuk meraih simpati, cinta dan empati orang lain adalah satu dari sekian cara untuk mendapatkan kebahagiaan. {'Aidh al-Qarni}
KBI-37
Berhati-hati sama sekali tidak menentang qadar, justru merupakan bagian dari qadar, bahkan inti dari qadar. {'Aidh al-Qarni}
KBI-36
Seorang penyair mengatakan, "Orang yang berhati-hati terkadang berhasil mendapatkan keinginannya, sedangkan yang terburu-buru terkadang jatuh tergelincir." {'Aidh al-Qarni}
KBI-34
Thaha Husein, penulis, selalu berkata kepada sopirnya, "Jangan terlalu cepat mengendarai mo bil ini, agar lebih cepat sampai ke tempat tujuan."
KBI-33
Berusaha dan bertawakkal kepada Allah adalah prinsip tauhid. Meninggal kan usaha dan hanya bertawakkal kepada Allah adalah sebuah kekeliruan dalam memahami syariat. Sedangkan berusaha saja tanpa tawakkal kepa da Allah adalah kekeliruan dalam memahami tauhid. {'Aidh al-Qarni}
KBI-32
Rasulullah ketika turun ke medan perang masih harus mengenakan baju perang. Padahal kita tahu bahwa Rasulullah adalah yang terbaik di antara orang-orang yang bertawakkal. Salah seorang sahabat bertanya kepada beliau, "Apakah saya harus mengikat unta saya, wahai Rasulullah, atau harus betawakkal saja?" Rasulullah menjawab, "Ikatkanlah untamu dan bertawakkallah." {'Aidh al-Qarni}
KBI-31
Bersikap hati-hati dan berusaha yang disertai dengan tawakkal kepada Allah adalah salah satu jalan menuju kebahagiaan. {'Aidh al-Qarni}
KBI-30
Suka mendengarkan khabar burung, ramalan-ramalan (nasib, pen.) dan
gosip-gosip, hanya akan membuat diri menjadi paranoid, menciptakan
kecemasan di dalam hati, dan melenyapkan kedamaian dari dalam hati.
{'Aidh al-Qarni}
KBI-29
Di antara kualitas keislaman seseorang adalah meninggalkan hal yang tidak berguna untuk dirinya. {al-Hadits}
KBI-28
Tiga kesalahan yang selalu berulang dalam kehidupan kita. Pertama: menyia-nyiakan waktu; Kedua: Membicarakan hal-hal yang tidak berguna; Ketiga: Memberikan porsi perhatian yang terlalu besar terhadap masalah-masalah yang sepele. {'Aidh al-Qarni}
KBI-27
Lakukanlah muhasabah (introspeksi) diri Anda sebelum orang lain melakukannya terhadap diri Anda, timbanglah (amal perbuatan) diri Anda sebelum orang lain yang menimbangnya, dan hiasilah diri Anda untuk Hari Penampilan Agung. (Umar bin Khatthab)
Sabtu, 21 Juli 2012
KBI-26
Setiap
saat Allah menciptakan keindahan-keindahan yang tidak disangka – beserta
detailnya – yang hanya dapat dirasakan dengan keyakinan (iman) dan hati
nurani. Bersama peristiwa ini – yang hanya dapat dilihat oleh mereka yang
memiliki keyakinan – Allah membuat hamba-hambaNya merasakan kedekatanNya
pada mereka. Merasakan kedekatan ini adalah sebuah kebahagiaan dan
keberkahan yang besar bagi seorang mu’min. {Harun Yahya}
Kamis, 19 Juli 2012
QS. al-Baqarah (2): 185
Mulai Puasa Ramadhan
2:185 |
Al-Baqarah 2:185
شَهْرُ رَمَضَانَ ٱلَّذِىٓ أُنزِلَ فِيهِ ٱلْقُرْءَانُ هُدًى لِّلنَّاسِ وَبَيِّنَٰتٍ مِّنَ ٱلْهُدَىٰ وَٱلْفُرْقَانِ ۚ فَمَن شَهِدَ مِنكُمُ ٱلشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُ ۖ وَمَن كَانَ مَرِيضًا أَوْ عَلَىٰ سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِّنْ أَيَّامٍ أُخَرَ ۗ
يُرِيدُ ٱللَّهُ بِكُمُ ٱلْيُسْرَ وَلَا يُرِيدُ بِكُمُ ٱلْعُسْرَ
وَلِتُكْمِلُوا۟ ٱلْعِدَّةَ وَلِتُكَبِّرُوا۟ ٱللَّهَ عَلَىٰ مَا
هَدَىٰكُمْ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ
Kementrian Agama:
Bulan Ramadan
adalah (bulan) yang di dalamnya diturunkan Al-Qur'an, sebagai petunjuk
bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda
(antara yang benar dan yang batil). Karena itu, barangsiapa di antara
kamu ada di bulan itu, maka berpuasalah. Dan barangsiapa sakit atau
dalam perjalanan (dia tidak berpuasa), maka (wajib menggantinya),
sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain. Allah
menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu.
Hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan mengagungkan Allah atas
petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, agar kamu bersyukur.
Kamis, 24 Mei 2012
Rabu, 23 Mei 2012
Di manakah Allah?
Orang bertanya kepada Rasulullah SAW, "Wahai Rasulullah! Dimanakah Allah? Di bumi atau di langit?" Rasulullah SAW menjawab, Allah Ta'ala berfirman: "Tidak termuat AKU oleh bumi-Ku dan lelangit-KU dan termuat Aku oleh qalb hamba-hamba-Ku yang mu'min, yang lemah-lembut, yang tenang tenteram." {HR. Ahmad}
Selasa, 22 Mei 2012
Senin, 21 Mei 2012
Minggu, 20 Mei 2012
Sabtu, 19 Mei 2012
Jumat, 18 Mei 2012
Rabu, 16 Mei 2012
Selasa, 15 Mei 2012
Senin, 07 Mei 2012
Sabtu, 05 Mei 2012
Kamis, 03 Mei 2012
Selasa, 24 April 2012
Di Padang Makhsyar
Tujuh golongan yg akan mendapat naungan di padang
makhsyar hari Qiyamat, disaat matahari diatas kepala, kondisi
tubuh tak berpakaiaan, kaki pun tak beralas, dan disaat itu kita
menunggu dan menunggu hari peradilan akbar.
Ada beberapa kelompok manusia mendapatkan keteduhan di hari yg sangat panas itu.. Mereka adalah yg ternaungi oleh naungan dari Allah Ta'ala. Dalam hadits shohih disebutkan yang artinya: Dari Abu Hurairah radhiallahu 'anhu berkata, aku mendengar Rasulullah bersabda,
“Ada tujuh golongan yang akan dinaungi Allah pada hari yang tidak ada naungan selain naungan-Nya;
Ada beberapa kelompok manusia mendapatkan keteduhan di hari yg sangat panas itu.. Mereka adalah yg ternaungi oleh naungan dari Allah Ta'ala. Dalam hadits shohih disebutkan yang artinya: Dari Abu Hurairah radhiallahu 'anhu berkata, aku mendengar Rasulullah bersabda,
“Ada tujuh golongan yang akan dinaungi Allah pada hari yang tidak ada naungan selain naungan-Nya;
- Seorang imam yang adil;
- Seorang pemuda yang tumbuh dalam ibadah kepada Allah ‘azza wa jalla;
- Seorang lelaki yang hatinya terpaut dengan masjid;
- Dua orang yang saling menyintai karena Allah, keduanya bertemu dan berpisah karena Allah;
- Seorang lelaki yang diajak berbuat mesum oleh wanita berkedudukan lagi cantik, lalu ia berkata, ‘Sesungguhnya aku takut kepada Allah ‘azza wa jalla.’;
- Seorang lelaki yang bersedekah secara sembunyi-sembunyi, hingga tangan kirinya tidak mengetahui apa yang diinfakkan tangan kanannya;
- Dan seorang lelaki yang berdzikir kepada Allah dalam kesendirian, lalu meneteslah air matanya.” [Shahih, diriwayatkan Al-Bukhari (660) dan Muslim (1031)]. Sumber : Hadits Web Published : Heart To Heart
Minggu, 22 April 2012
Langganan:
Postingan (Atom)
















































