Translate

PENGIKUT

KATA PENGANTAR

Selamat datang! Semoga Anda menemukan yang indah.

Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Dia mendapat (pahala) dari (kebajikan) yang dikerjakannya dan dia mendapat (siksa) dari (kejahatan) yang diperbuatnya. (Q, al-Baqarah 286)

Wassalaamu'alaikum wr wb.

PROFIL SAYA

Foto Saya
Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia
Lahir di Palembang pada 25 April 1954. Sekarang berdomisili di Yogyakarta. Di dunia maya mendirikan halaman facebook "Nuansa Spiritual" (facebook.com/mharunnoengtjik), blogger "al-Qur'an dan Sains" (mharunn.blogspot.com), blogger "Syair Islami"(syairislami.blogspot.com), blogger "MHarunN's Tweet" (mhntweet.blogspot.com), blogger "Advokasi Hukum" (mharunn2.blogspot.com), situs "Muhammad Harun" (facebook.com/harunmhmmd), dan twitter MHarunN (@MHarunN)

NEWSREEL

Loading...

Sabtu, 08 Desember 2012

KBI-62

Seorang hamba dituntut untuk mengangkat nilai dan harga dirinya dengan melakukan amal shalih, meningkatkan keilmuan dan kebijaksanaannya, memoles kemampuan otak, dan melatih diri untuk melakukan kemuliaan agar kepribadiaannya semakin bercahaya. Tujuan dari semua itu adalah agar nilai dirinya semakin mahal dan terangkat. {'Aidh al-Qarni}

KBI-61

Menghadapkan diri kepada Allah, kembali kepada-Nya, menerima semua ketentuan-Nya dengan penuh keridhaan, memenuhi hati dengan mahabbah kepada-Nya, merupakan pahala yang diturunkan di dunia, surga, dan kehidupan itu sendiri. {'Aidh al-Qarni}

Jumat, 12 Oktober 2012

http://mharunn.blogspot.com/KBI-60

Seorang yang bijak mengatakan, "Akibat dari segala sesuatu itu masih di awang-awang. Bisa saja sesuatu yang dicintai itu ternyata ada dalam hal yang tidak disukai, atau yang tidak disukai itu ternyata ada dalam hal yang dicintai. Orang yang bergelimang kenikmatan ternyata banyak termakan oleh kenikmatan itu sendiri, dan orang yang menderita dalam hidupnya karena penyakit yang dideritanya ternyata bisa sembuh oleh penyakit itu sendiri." {'Aidh al-Qarni}

Kamis, 11 Oktober 2012

F-01 {QS 4 : 65}

“Demi Tuhanmu, mereka tidak dikatakan beriman sebelum mereka berhukum kepada kamu mengenai perselisihan sesama mereka dan mereka tidak merasa berat hati atas keputusan kamu serta menerima dengan pasrah sepenuhnya”. (QS. 4 : 65)

Rabu, 10 Oktober 2012

KBI-59

Orang-orang Arab mengatakan, sesungguhnya dalam keburukan itu ada kebaikan. Menurut al-Ashma'iy, ungkapan ini mengandung arti bahwa keburukan itu lebih mudah dari apa saja. Sedangkan menurut Abu Ubaidah, itu berarti jika Anda ditimpa musibah, Anda harus menyadari bahwa di sana masih ada musibah lain yang jauh lebih berat, sehingga Anda akan merasa bahwa musibah yang menimpa diri Anda itu masih sangat ringan. {'Aidh al-Qarni}

KBI-58

Tamsil-tamsil Arab yang berkaitan dengan sabar banyak sekali. Diantaranya:
  1. Sabar itu kunci keluar dari kesulitan; 
  2. Barangsiapa bersabar maka dia akan berhasil mengatasi kesulitan;
  3. Buah kesabaran itu adalah keberhasilan;
  4. Manakala musibah yang menimpa itu sedemikian beratnya maka akan menyusul sesudah itu kemudahan;
  5. Takutlah terhadap bahaya yang datang dari sela-sela kemudahan; 
  6. Carilah keuntungan dari tempat yang terlarang;
  7. Gairahkan hidup ini dengan mencari kematian;
  8. Tak jarang keabadian itu justru didapat di saat mencari kefanaan, dan tak jarang pula kefanaan itu justru didapat di saat hati ingin untuk hidup abadi;
  9. Tak jarang rasa nyaman itu justru berasal dari ketakutan.
Sumber: 'Aidh al-Qarni 

BIG BANG, LEDAKAN YANG MENGHANCURKAN PAHAM MATERIALISME (1)

BIG BANG, LEDAKAN YANG MENGHANCURKAN PAHAM MATERIALISME (1)